Sabtu, 22 Oktober 2011

Filosofi Kupu - Kupu


Belajar Dari Kepompong Kupu-Kupu,

Satu hari, muncul celah kecil pada sebuah kepompong, dan tak jauh dari kepompong ada seorang pria sedang duduk dan memperhatikan calon kupu-kupu itu, yang sedang berjuang keras selama berjam-jam untuk mendorong tubuhnya keluar melalui lubang kecil tersebut.Kemudian, tampaknya usaha tersebut sia-sia, berhenti dan tidak ada perkembangan yang berarti. Seolah-olah terlihat usaha tersebut sudah mencapai satu titik, dimana tidak bisa berkelanjutan.

Maka dari itu pria tersebut memutuskan untuk membantu kupu-kupu itu. Dia mengambil sebuah gunting dan membuka kepompong itu. Kemudian kupu-kupu itu keluar dengan sangat mudahnya. 

Tapi... apa yang terjadi???

Kupu-kupu itu memiliki tubuh yang tidak sempurna. Tubuhnya kecil dan sayapnya tidak berkembang.
Pria itu tetap memperhatikan dengan sabar, karena dia mengharapkan tidak lama lagi sayap kupu-kupu akan terbuka, membesar dan berkembang, untuk dapat mendukung tubuhnya, agar dapat terbang dan menjadi kuat.
Namun.... semua yang diharapkan pria itu tidak terjadi !!!
Kenyataannya, kupu-kupu tersebut malah mengabiskan seluruh hidupnya merayap dengan tubuh yang lemah dan sayap yang terlipat. 
Kupu-kupu tersebut tidak pernah bisa terbang...
Apa yang sudah pria itu lakukan...???, 
Dengan segala iktikad dan niat baiknya, dia tidak pernah mengerti bahwa perjuangan untuk mengeluarkan badan kupu-kupu dari kepompong, dengan cara mengeluarkan cairan dari badannya adalah proses yang dibutuhkan, sehingga sayapnya dapat berkembang dan siap untuk terbang begitu keluar dari kepompong, sesuai dengan yang telah di tentukan oleh Tuhan.

Seringkali, perjuangan adalah sesuatu yang kita butuhkan dalam hidup ini.

Apabila TUHAN memperbolehkan kita untuk melewati hidup kita tanpa cobaan, hal itu akan membuat kita lemah...
Kita tidak akan menjadi sekuat seperti apa yang kita harapkan... 
Dan tidak akan pernah terbang seperti kupu-kupu itu. 

Ketika kita meminta KEKUATAN...., TUHAN memberikan kita KESULITAN untuk menjadikan kita semakin KUAT.
Ketika kita meminta KEBIJAKSANAAN..., TUHAN memberikan kita MASALAH untuk KITA SELESAIKAN.
Ketika kita meminta KEMAKMURAN..., TUHAN memberikan kita OTAK dan KEKUATAN untuk bekerja.
Ketika kita meminta KEBERANIAN..., TUHAN memberikan rintangan untuk kita lewati.
Ketika kita meminta CINTA KASIH...,  TUHAN memberikan kita orang-orang yang dalam kesulitan untuk kita bantu.
Ketika kita minta PERTOLONGAN..., dan TUHAN memberikan kita KESEMPATAN.
"Mungkin kita tidak menerima yang kita inginkan......., Tapi kita menerima apa yang kita butuhkan."

"Jalanilah hidup tanpa ketakutan, hadapi semua masalah dan yakinlah bahwa kita dapat mengatasi semua itu,
Tuhan selalu bersama langkah kita…."

1 komentar:

  1. Membuat bijaksana artikel filosofi ini. makasih.

    BalasHapus